Aprindo Cegah Peredaran Mie Korea Mengandung Babi

Ditulis pada 20 Juni 2017 - 13:24

 [RAKYAT MERDEKA, 20 Juni 2017 - Halaman 14] 

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) akan berkoordinasi dengan para anggotanya untuk mencegah peredaran mie instan asal Korea Selatan yang mengandung babi. Apalagi, BPOM sudah menarik peredarannya. Ada empat produk mie asal Korea Selatan yang diduga mengandung babi. Keempat produk tersebut adalah Samyang dengan nama produk U-Dong, Nongshim dengan nama produk Shin Ramyun Black. Samyang dengan nama produk Mie Instan Rasa Kimchi. dan Ottogi dengan nama produk Yeul Ramen. Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan anggotanya yang merupakan perusahaan ritel untuk membahas peredaran produk tersebut. Kendati begitu, Roy mengklaim tidak ada anggotanya yang menjual produk itu. Roy beralasan, rata-rata produk mie instan Korea biasanya dijual secara terbatas atau hanya di tempat-tempat perbelanjaan khusus Korea saja. "Biasanya di tempat-tempat mereka saja" ujar Roy. Penjualan produk mie instan itu terkait dengan cukup banyaknya warga Korea yang berdomisili di Indonesia. Apalagi, rasa mie instan Korea berbeda dengan mie instan produksi Indonesia. Corporate Communication GM PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Nur Rachman mengatakan, Alfamart dan Alfamidi hanya menjual produk yang telah mendapat izin dan sertifikasi resmi dari BPOM di tokonya sehingga aman dan layak dikonsumsi.