BPOM SIDAK PERTAMA PADA BULAN RAMADHAN Ah, Ditemukan 7 Makanan Mengandung Zat Berbahaya

Ditulis pada 06 Juni 2017 - 17:24

  [RAKYAT MERDEKA, 2 Juni 2017 - Halaman 19] 

Badan Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta mulai menggelar inspeksi mendadak atau sidak pangan berbahaya di bulan Ramadhan 2017 ini. Sidak tidak hanya dilakukan di pasar tradisional, tapi juga di pasar modern alias mall. Dalam sidak Ramadan 2017 ini, BPOM mengerahkan 30 personel dan 3 unit mobil laboratorium untuk menguji kandungan pangan yang dijual oleh para pedagang di pasar dan swalayan. Dengan sumberdaya ini biasanya akan diketahui pangan mana saja yang positif dan negatif dari zat berbahaya seperti formalin hingga rodhamin. Sidak pangan merupakan bagian dari kegiatan pengawasan makanan dari BPOM. Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga selesai Ramadan 2017 guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga ibu kota. Disampaikan, sidak pangan paling anyar yang telah dilakukan BPOM di kompleks Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (30/5). Hasilnya. BPOM menemukan 7 makanan yang positif bleng/boraks dan formalin. Ketujuh jenis makanan berbahaya itu ditemukan usai BPOM DKI mengambil 58 sampel makanan dari para pedagang, di antaranya kerupuk merah, pacar cina, manisan pala, tahu orange, kue mangkok, dan teri Medan. Terkait sanksi bagi para pedagang yang menjual pangan berbahaya, dia akan menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada Pemprov DKI Jakarta.