Campur Dagangan Dengan Zat Berbahaya, Izin Usaha Pedagang Dicabut Deh...

Ditulis pada 02 Juni 2017 - 12:59

 [RAKYAT MERDEKA, 2 Juni 2017 - halaman 19]

Provinsi DKI Jakarta memastikan akan memberikan sanksi kepada pedagang yang menjual makanan yang mengandung zat berbahaya di bulan Ramadan ini. Untuk itu, pedagang yang berniat curang sebaiknya memupuskan niatnya mencampur dagangannya dengan zat berbahaya. Sebab, akan langsung diberikan sanksi. "Pedagang yang kedapatan jual pangan berbahaya langsung diberi sanksi. Kalau dia (pedagang) di pasar, kami bekerja sama dengan PD Pasar Jaya untuk mencabut izin usahanya," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Darjamuni. Menurutnya, sanksi terberat ini dijatuhkan ke pedagang nakal setelah dua kali kedapatan menjual bahan pangan berbahaya. Pemda akan terus membantu BPOM DKI Jakarta dalam menyidak makanan. Ini dilakukan sesuai dengan kewenangannya untuk memberikan rasa aman bagi konsumen di Jakarta. Kepala Seksi Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Timur, Mahad membenarkan bahwa jajaran KPKP di tingkat adminsitrastif siap bekerja sama dengan BPOM. Kerja sama ini pasti berjalan baik karena kedua belah pihak sudah pernah melakukan kerja sama sebelumnya seperti pada awal Mei lalu.