Gula Rafinasi dan Daging Kadaluarsa Dimusnahkan

Ditulis pada 29 September 2017 - 21:40

[KONTAN, 29 September 2017 - Halaman 18] 

Kementerian Perdagangan membakar gula kristal rafinasi yang merembes ke pasar dan daging beku impor kadaluarsa hasil temuan Kemendag di lapangan. Pemusnahan ini menjadi bagian dari upaya penertiban aturan yang berlaku. Sekretaris Jenderal Kemendag Karyanto Suprih mengingatkan pelaku usaha, khususnya para pihak yang membuat rembesan GKR ke pasar konsumsi untuk tidak bermain-main dengan regulasi yang sudah ditetapkan. “Yang melanggar akan kami tindak,” ujar Karyanto. Total GKR yang dimusnahkan sebesar 21,3 ton dan ditemukan di pasar konsumsi dan berasal dari industri makanan dan minuman membocorkan GKR yang penggunaannya untuk bahan baku industri. Sebagai sanksi, industri yang membocorkan GKR itu tidak akan mendapatkan pasokan. Jumlah tersebut masih jauh dari jumlah kebocoran GKR yang diperkirakan pemerintah. Karyanto mengatakan rata-rata GKR yang merembes ke pasar mencapai 300 ton per tahun. Selain GKR, Kemendag juga memusnahkan daging beku impor kadaluarsa sebanyak 47,9 ton. Perusahaan yang mendistribusikan daging ini akan dicabut izin peredarannya.