Revisi Tengah Dikebut

Ditulis pada 28 September 2017 - 21:24

[BISNIS INDONESIA, 28 September 2017 - Halaman 30] 

Usulan revisi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk beras saat ini masih dibahas oleh komite teknis dan diperkirakan selesai maksimal 6 bulan mendatang. Deputi Bidang Penerapan Standar dan Akreditasi Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S. Achmad mengatakan, untuk SNI beras, komite teknis berada di Kementan. Anggota komite teknis terdiri dari perwakilan pemerintah, industri, konsumen, dan para pakar. Dalam kurun waktu tersebut, Kementan berencana meningkatkan kapasitas dan infrastruktur laboratorium uji beras di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian di setiap provinsi. “BSN melalui Komite Akreditasi Nasional akan mendukung pemastian kompetensi laboratorium tersebut melalui akreditasi. Revisi SNI biasanya kurang dari 6 bulan,” ujar Kukuh. Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan, Mulyadi Hendiawan menyampaikan, rencana peningkatan kapasitas laboratorium itu sebagai tindak lanjut atas masukan Badan Standardisasi Nasional (BSN) dalam rapat kerja Badan Ketahanan Pangan pekan lalu. Dalam rapat kerja tersebut, BSN mengingatkan agar Kementan memastikan kapasitas laboratorium uji telah memadai ketika SNI beras berlaku wajib.