Pengawasan Produk Bakal Ditingkatkan

Ditulis pada 19 September 2017 - 21:04

[BISNIS INDONESIA, 19 September 2017 - Halaman 26] 

Pemerintah akan meningkatkan pengawasan peredaran produk di tengah penyederhanaan sejumlah aturan impor, sehingga meningkatkan perlindungan bagi konsumen di dalam negeri. Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Syahrul Mamma mengatakan, akan ada penyesuaian terhadap aturan pengawasan barang dan jasa yang tertuang dalam Permendag No.20/2009 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pengawasan Barang dan/atau Jasa. "Revisi tersebut nantinya akan mengakomodisasi pengawasan produk impor post border," ujar Syahrul. Di sisi lain, pengawasan dilakukan terhadap barang-barang impor yang telah diwajibkan memiliki SNI. Untuk barang yang belum wajib SNI pengawasan dilakukan dengan berkoordinasi lintas kementerian. "Kita juga akan melakukan koordinasi pengawasan dengan pemerintah di daerah," ujar Syahrul. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengingatkan agar para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan di sektor perlindungan konsumen berpedoman pada Perpres No.50/2017 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen. Aturan itu merupakan desain besar perlindungan konsumen. "Melalui Perpres ini, sifat upaya perlindungan konsumen menjadi lebih multisektoral, masif, sinergis, harmonis, dan terintegrasi," ujar Mendag.